Jumat, 03 April 2020

TEKNIK KONVERSI DAN KONSERVASI ENERGI
 TUGAS INDIVIDU IV (EMPAT)



IKBAL HUTOMI
J1B117022








JURUSAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020



2.1 Pengertian Panas Bumi (Geothermal)

Energi geothermal merupakan sumber energi terbarukan berupa energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam inti bumi. Istilah geothermal berakar dari bahasa Yunani dimana kata, "geo", berarti bumi dan, "thermos", berarti panas, menjadi geothermal yang juga sering disebut panas bumi. Energi panas di inti bumi sebagian besar berasal dari peluruhan radioaktif dari berbagai mineral di dalam inti bumi.

Temperatur dibawah bumi bertambah seiring bertambahnya kedalaman. Suhu dipusat bumi diperkirakan mencapai 5400 C. Menurut pasal 1 UU no 27 tahun 03 tentang panas bumi “panas bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi dan untuk pemanfaatannya diperlukan proses pengembangan”.

Energi panas bumi ini sendiri sebenarnya sudah digunakan sejak zaman romawi yang digunakan untuk memanaskan ruangan ketika musim dingin tiba,namun sekarang lebih populer digunakan sebagai energi listrik. Sekitar 10 gigawatt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di dunia pada tahun 2007 dan menyumbang sekitar 0,3% kebutuhan listrik dunia. Energi panas bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.


2.2 Sumber Panas Bumi dan Cara Memperoleh Energi Panas Bumi

Energi panas bumi berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Lempeng tektonik merupakan pengalir panas dari inti bumi sehingga banyak sekali geothermal yang dapat didirikan pada zona lempeng tektonik. Pada di zona ini juga terbentuk gunung api yang berkontribusi pada reservoir panas menempati batuan vulkanik.

Panas inti bumi mencapai 5000 0C lebih. Dua penyebab inti bumi itu panas yaitu: tekanan yang begitu besar karena gravitasi bumi mencoba mengkompres atau menekan materi, sehingga bagian yang tengah menjadi paling terdesak danbumi mengandung banyak bahan radioaktif seperti Uranium-238, Uranium-235 dan Thorium-232. Bahan – bahan radioaktif ini membangkitkan jumlah panasa yanginggi. Panas tersebut dengan sendirinya berusaha untuk mengalir keluar, akan tetapi ditahan oleh mantel yang mengelilinginya.

Selain itu, panas bumi dapat pula dihasilkan dari panas yang dilepaskan oleh logam-logam berat karena tenggelam ke dalam pusat bumi dan Efek elektromagnetik yang dipengaruhi oleh medan magnet bumi.

       Gambar 1 memperlihatkan secara skematis terjadinya sumber uap,

Di permukaan bumi sering terdapat sumber-sumber air panas, bahkan sumber uap panas. Panas itu datangnya dari batu-batu yang meleleh atau magma yang menerima panas dari inti bumi. Gambar 1 memperlihatkan secara skematis terjadinya sumber uap, yang biasanya disebut fumarole atau geyser serta sumber air panas.

Magma yang terletak didalam lapisan mantel, memanasi lapisan batu padat. Diatas batu padat terletak suatu lapisan batu berpori, yaitu batu mempunyai banyak lubang kecil. Bila lapisan batu berpori ini berisi air, air itu turut dipanaskan oleh lapisan batu padat yang panas itu. Maka akan menghasilkan air panas bahkan terbentuk uap. Bila diatas lapisan batu berpori terdapat satu lapisan batu
padat, maka lapisan batu berpori berfungsi sebagaiboiler. Uap dan juga air panasbertekanan akan berusaha keluar. Gejala panas bumi pada umumnya tampakdipermukaan bumi berupa mata air panas, fumarola, geyser dan sulfatora.
Dengan jalan pengeboran, uap alam yang bersuhu dan tekanan tinggi dapat diambil dari dalam bumi dan dialirkan kegenerator turbo yang selanjutnyamenghasilkan tenaga listrik.

2.3 Potensi Geothermal Indonesia

Indonesia termasuk dalam jalur banyak gunung berapi sehingga memilikipotensi sumber daya panas terbesar di dunia, yaitu: sumber cadangan (13.296GWe) dan cadangan (15.687 GWe) dengan total 29, 163 GWe yang tersebar di 276 daerah titik potential panas bumi. Namun saat ini pemanfaatannya hanyamencapai 1.226 GWe (4,2%). Hal ini membuat Indonesia kalah dari Filipina yangbisa mengeksplorasi 70% potensi panas buminya.

Gambar 2. Peta Indonesia

Panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang apabila dikembangkan sebagai energi listrik, selain sebagai sumber energi yang ramah lingkungan, juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Optimalisasi pemanfaatan panas bumi di seluruh wilayah Indonesia, yang sampai saat ini mengalami berbagai kendala antara lain pengembangan panas bumi yang berada pada wilayah konservasi. 

Namun, melalui UU Panas Bumi yang telah disahkan ini, Pemerintah dapat mempercepat proyek panas bumi terutama yang berada di kawasan hutan lindung. Sedangkan, manfaat dari UU Panas Bumi adalah memudahkan bagi para investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia guna mempercepat kegiatan pembangkit panas bumi yang ramah lingkungan. Pasalnya, dengan adanya UU baru ini, akan melindungi secara hukum potensi yang besar untuk energi panas bumi yang ada di seluruh Indonesia.

2.4 Manfaat Energi Geothermal

2.4.1 Pemanfaatan Energi Geotermal Untuk Pembangkit Listrik

Pembangkit Listrik tenaga geothermal menggunakan sumur dengan kedalaman sampai 1.5 KM atau lebih untuk mencapai cadangan panas bumi yang sangat panas. Beberapa pembangkit listrik ini menggunakan panas dari cadangan untuk secara langsung dialirkan guna menggerakan turbin. Yang lainnya memompa air panas bertekanan tinggi ke dalam tangki bertekanan rendah. Hal ini menyebabkan "kilatan panas" yang digunakan untuk menjalankan generator turbin. Pembangkit listrik paling baru menggunakan air panas dari tanah untuk memanaskan cairan lain, seperti isobutene, yang dipanaskan pada temperatur rendah yang lebih rendah dari air. Ketika cairan ini menguap dan mengembang,Maka cairan ini akan menggerakan turbin generator.

2.4.2 Pemanfaatan Langsung Energi Geotermal

Energi geotermal dapat dimanfaatkan secara langsung untuk keperluan greenhouses, ruangan, proyek pemanasan distrik dan industri. Temperaturnya antara 20˚C sampai 150˚C. Pemakaian panas langsung dapat mengurangi biaya energi sampai 80%. Biasanya investasi awal lebih besar, untuk sistem mekanis,Pipa dan alat penukar panas dan kontrol. Untuk keperluan itu bisa dipasangeothermal Heat Pump (pompa panas geotermal), teknologi yang ekonomis dan efisien untuk pemanasan, pendinginan ruangan dan pemanasan air. Teknologi ini tidak menghasilkan listrik—tetapi sangant mengurangi konsumsi listrik, baik untukurmah, sekolah maupun bisnis. Di musim dingin heat pump menarik energi panas dari dalam tanah. Di musim panas mode heat pump membalik dengan menyerapanas yang ada di dalam ruang atau gedung. Konsumsi listrik bisa dikurangi 30% sampai 60%.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar