Jumat, 03 April 2020

DASAR TEKNIK PROSES BIOSISTEM TUGAS INDIVIDU III (DUA)
“ ENERGI FOSIL”





IKBAL HUTOMI
J1B117022






JURUSAN TEKNIK PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITASJAMBI 
2020




ENERGI FOSIL

 Bahan bakar fosil atau bahan bakar mineral, adalah sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Bahan bakar fosil terbentuk karena adanya proses alamiah berupa pembusukan dari organisme yang mati ratusan juta tahun lalu. Dinosaurus, pepohonan, dan hampir semua mahluk hidup yang mati, terendapkan di tanah, dan sekarang telah menjadi minyak bumi, gas alam, atau batu bara.Gas alam memiliki wujud gas, minyak bumi berwujud cair, dan batu bara berwujud padat.Perbedaan wujud tersebut disebabkankarena adanya perbedaanp perut bumi selama jutaan tahunlalu.
  bahanfosil termasuk jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Sebab, bahan bakar fosil ini terbentuk dari proses endapan dan penguraian makhluk hidup dan membutuhkan waktu jutaan tahun lamanya. Itulah sebabnya, pemanfaatan dari bahan bakar ini harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. selain itu juga sumber bahan bakar fosil yang ada lebih cepat habis dibandingkan dengan terbentuknya yang baru.
Penggunaan bahan bakar fosil yang telah berlasngsung lama, dari dulu hingga sekarang ini menyebabkan timbulnya masalah-masalah lingkungan. Oleh karena itu diperlukan gerakan global menuju pembangkitan energi terbarukan agar bahan bakar fosil tidak cepat habis. Walaupun penggunaan bahan bakar fosil di era sekarang telah menggerakan pengembangan industri dan menggantikan kincir angin, tenaga air, dan juga pembakaran kayu atau peat untuk panas.
Jenis bahan bakar fosild Ada3 jenis bahan bakar fosild  yaitu:

Gas alam

Gas alam merupakan bahan bakar fosil berbentuk gas. Gas alam merupakan campuran hidrokarbon yang mempunyai daya kembangbesar, daya tekan tinggi, berat jenis spesifik yang rendah dan dengan secara alamiah terdapat dalam bentuk gas. Pada dasarnya, gas alam tersebut terkumpul di bawah tanah dengan berbagai macam komposisi yang terdapat didalam kandungan minyak bumi (associated gas). Semua kandungan minyak bumi berhubungan dengan gas alam, di mana gas itu larut dalam minyak mentah serta juga seringkali membentuk “cungkup gas” (gas cap) di atas kandungan minyak bumi itu. Selain itu, gas alam tersebut juga dapat berkumpul pada tambang batu bara serta juga ladang gas bum. Gas alam tersebut terdiri dari senyawa hidrogen serta juga karbon.Gas alam tersebut dapat ditemukan dengan sifat berwarna atau juga tidak berwarna. Hal tersebut membuat gas alam menjadi salah satu energi yang mempunyaai sifat bersih serta aman untuk pemakaian sehari- hariMeskipun gas alam ini memiliki sifat yang mudah terbakar.Struktur hidrokarbon dalam gas alam pada saat baru keluar dari tanah terdiri dari metana, etana, butana, propane, karbon dioksida, minyak, nitrogen, sulfur, serta juga berbagai jenis kotoranlain.
Jenis-Jenis Gas Alam

Gas Alam(NG)

Gas alam adalah gas yang terkumpul dibawah tanah dengan beragam komposisi yang bisa berkaitan dengan komposisi penyusun minyak bumi atau tidak berkaitan. Gas alam merupakan campuran hidrokarbon yang memiliki daya tekan tinggi dan daya kembang besar dengan berat jenis yang spesifik rendah. Terbentuk secara alamiah dalam bentuk gas.
Cairan Gas Alam(NGL)

Merupakan senyawa hidrokarbon yang terdapat dalam kandungan akumulasi gas alam dalam bentuk cair di kondisi suhu dan tekanan yang tidak ekstrim. Propan, Butan, dan Pentan didapati dialam dalambentuk

cairan gas dan bisa diperoleh dengan proses pendinginan, penyulingan, atau absorpsi.
Petro Gas yang dicairkan(LPG)

Merupakan gas propan atau gas buatan. Hidrokarbon berbentuk gas yang lebih berat dari bentuk jenis gas lainnya sehingga diproses menjadi cairan agar
dapat dimudahkan dalam penampungan. Biasa digunakan untuk industri kecil dan menengah serta rumah tangga karena kepraktisaanya sebagai sumber energi panas.
Gas alam yang dicairkan(LNG)

Kebanyakan gas metan yang dicairkan. Proses pencairaanya tidak semudah jenis LPG, LNG harus didinginkan dengan suhu ekstrim hingga -
162 derajar celcius dan tekanan yang sangat tinggi. Setelah dilakukan proses regasifikasi (pengembalian ke wujud gas), LNG baru bisa digunakan kembali untuk industri besar karena kemampuan energinya yang lebih besar. Misalnya seperti industri listrik dan pekerjaan berat.
Pemanfaatan
Secara garis besar pemanfaatan gas alam dibagi atas 3 kelompok yaitu: Gas alam sebagai bahan bakar, antara lain sebagai bahan bakar
PembangkitListrikTenagaGas/Uap,bahanbakarindustriringan,menengahdanberat,bahanbakarkendaraanbermotor(BBG/NGV), sebagai gas kota untuk kebutuhan rumah tangga hotel, restoran dan sebagainya.
Gas alam sebagai bahan baku, antara lain bahan baku pabrik pupuk, Besi tuang, pengelasan dan bahan pemadam api ringan.

Gas alam sebagai komoditas energi untuk ekspor, yakni Liquefied Natural Gas (LNG).
MinyakBumi Minyak bumi merupakan komoditas strategis yang menjadi sumber energi bagi perputaran roda perekonomian semua negara. Jika mengacu kepada teori ekonomi pasar bebas, security of supply kebutuhan minyak bumi, seharusnya bisa terpenuhi lewat mekanisme pasar. Namun, teori ini ternyata tidak sepenuhnya berlaku. Minyak bumi terbukti bukan sekedar komoditas ekonomi biasa. Sejarah pun mencatat bahwa pasar minyak tidak pernah bekerja sepenuhnya atas dasar mekanisme kompetisi pasar karena selalu saja ada pihak yang mendistorsinya (Ma’arif.S, 2014).
Proses terbentuknya minyak bumi

Minyak bumi memiliki warna yang sangat gelap dan berbentuk cair. Penemuan sumber minyak bumi biasanya berada di bagian bawah tanah hingga lapisan bawah laut. Proses pembentukan minyak bumi ini, seperti berikut :
1. Dimulai ketika ada tanaman atau hewan yang terkubur di dalam lapisan kerak bumi selama ratusan juta tahun yang lalu 2. Tanaman dan hewan yang mati akan terbawa ke dalam lapisan kerak bumi lewat pergerakan lapisan lempengan bumi 3. Semua sisa tanaman dan hewan yang telah menjadi fosil, akan bereaksi dengan panas bumi dan gas alam yang terbentuk secara alami 4. Hal inilah yang mengubah fosil menjadi cairan hitam atau minyak bumi.
Minyak bumi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Sumber penemuan minyak bumi ditemukan melimpah di beberapa bagian negara seperti Arab Saudi, Irak, Iran, Amerika dan beberapa negara di Asia seperti China dan Indonesia. Minyak bumi telah menjadi konsumsi masyarakat dunia dan mempengaruhi tingkat ekonomi

secara langsung.

BatuBara

Batu bara adalah salah satu bahan bakar fosil. Pengertian umumnya adalah batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses    pembatubaraan.    Unsur-unsur     utamanya     terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen. Batu bara juga adalah batuan organik yang memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang kompleks yang dapat ditemui dalam berbagai bentuk. Analisis unsur memberikan rumus  formula empiris seperti C137H97O9NS untuk bituminus dan C240H90O4NS untukantrasit.
Hampir seluruh bahan pembentuk batu bara berasal daritumbuhan. Jenis-jenis tumbuhan pembentuk batu bara dan umurnya menurut Diessel (1981) adalah sebagaiberikut:

Alga,dari Zaman Pre-kamb  SangatSilofita, dari Zaman Silur hingga Devon Tengah, merupakan turunan darialga .Sedikitendapanbatubaradariperiodeini.

Pteridofita, umur Devon Atas hingga Karbon Atas. Materi utama pembentuk batu bara berumur Karbon di Eropa dan Amerika Utara. Tetumbuhan tanpa bunga dan biji, berkembang biak dengan sporadan tumbuh di iklimhangat.

Gimnospermae, kurun waktu mulai dari Zaman Permian hinggaKapur Tengah. Tumbuhan heteroseksual, biji terbungkus dalam buah, semisal pinus, mengandung kadar getah (resin) tinggi. Jenis Pteridospermae seperti gangamopteris dan glossopteris adalah penyusun         utama         batu         bara         Permian         seperti  di Australia, India danAfrika.

Angiospermae, dari Zaman Kapur Atas hingga kini. Jenis tumbuhan modern, buah yang menutupi biji, jantan dan betina dalam satu bunga, kurang bergetah dibanding gimnospermae sehingga, secara umum, kurang dapatterawetkan.

Pembentukan batu bara memerlukan kondisi-kondisi tertentu dan hanya terjadi pada era-era tertentu sepanjang sejarah geologi. Zaman Karbon,   kira-kira   340  jutatahunyanglalu(jtl),    adalah   masa   pembentukan batu bara yang paling produktif di mana hampir seluruh deposit batu bara (blackcoal) yang ekonomis di belahan bumi bagian utara terbentuk. Pada Zaman Permian, kira-kira 270 jtl, juga terbentuk endapan-endapan batu barayangekonomisdibelahanbumibagianselatan,sepertiAustralia,dan berlangsung terus hingga ke Zaman Tersier (70 - 13 jtl) di berbagai belahan bumilain.
TEKNIK KONVERSI DAN KONSERVASI ENERGI
 TUGAS INDIVIDU IV (EMPAT)



IKBAL HUTOMI
J1B117022








JURUSAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020



2.1 Pengertian Panas Bumi (Geothermal)

Energi geothermal merupakan sumber energi terbarukan berupa energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam inti bumi. Istilah geothermal berakar dari bahasa Yunani dimana kata, "geo", berarti bumi dan, "thermos", berarti panas, menjadi geothermal yang juga sering disebut panas bumi. Energi panas di inti bumi sebagian besar berasal dari peluruhan radioaktif dari berbagai mineral di dalam inti bumi.

Temperatur dibawah bumi bertambah seiring bertambahnya kedalaman. Suhu dipusat bumi diperkirakan mencapai 5400 C. Menurut pasal 1 UU no 27 tahun 03 tentang panas bumi “panas bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi dan untuk pemanfaatannya diperlukan proses pengembangan”.

Energi panas bumi ini sendiri sebenarnya sudah digunakan sejak zaman romawi yang digunakan untuk memanaskan ruangan ketika musim dingin tiba,namun sekarang lebih populer digunakan sebagai energi listrik. Sekitar 10 gigawatt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di dunia pada tahun 2007 dan menyumbang sekitar 0,3% kebutuhan listrik dunia. Energi panas bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.


2.2 Sumber Panas Bumi dan Cara Memperoleh Energi Panas Bumi

Energi panas bumi berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Lempeng tektonik merupakan pengalir panas dari inti bumi sehingga banyak sekali geothermal yang dapat didirikan pada zona lempeng tektonik. Pada di zona ini juga terbentuk gunung api yang berkontribusi pada reservoir panas menempati batuan vulkanik.

Panas inti bumi mencapai 5000 0C lebih. Dua penyebab inti bumi itu panas yaitu: tekanan yang begitu besar karena gravitasi bumi mencoba mengkompres atau menekan materi, sehingga bagian yang tengah menjadi paling terdesak danbumi mengandung banyak bahan radioaktif seperti Uranium-238, Uranium-235 dan Thorium-232. Bahan – bahan radioaktif ini membangkitkan jumlah panasa yanginggi. Panas tersebut dengan sendirinya berusaha untuk mengalir keluar, akan tetapi ditahan oleh mantel yang mengelilinginya.

Selain itu, panas bumi dapat pula dihasilkan dari panas yang dilepaskan oleh logam-logam berat karena tenggelam ke dalam pusat bumi dan Efek elektromagnetik yang dipengaruhi oleh medan magnet bumi.

       Gambar 1 memperlihatkan secara skematis terjadinya sumber uap,

Di permukaan bumi sering terdapat sumber-sumber air panas, bahkan sumber uap panas. Panas itu datangnya dari batu-batu yang meleleh atau magma yang menerima panas dari inti bumi. Gambar 1 memperlihatkan secara skematis terjadinya sumber uap, yang biasanya disebut fumarole atau geyser serta sumber air panas.

Magma yang terletak didalam lapisan mantel, memanasi lapisan batu padat. Diatas batu padat terletak suatu lapisan batu berpori, yaitu batu mempunyai banyak lubang kecil. Bila lapisan batu berpori ini berisi air, air itu turut dipanaskan oleh lapisan batu padat yang panas itu. Maka akan menghasilkan air panas bahkan terbentuk uap. Bila diatas lapisan batu berpori terdapat satu lapisan batu
padat, maka lapisan batu berpori berfungsi sebagaiboiler. Uap dan juga air panasbertekanan akan berusaha keluar. Gejala panas bumi pada umumnya tampakdipermukaan bumi berupa mata air panas, fumarola, geyser dan sulfatora.
Dengan jalan pengeboran, uap alam yang bersuhu dan tekanan tinggi dapat diambil dari dalam bumi dan dialirkan kegenerator turbo yang selanjutnyamenghasilkan tenaga listrik.

2.3 Potensi Geothermal Indonesia

Indonesia termasuk dalam jalur banyak gunung berapi sehingga memilikipotensi sumber daya panas terbesar di dunia, yaitu: sumber cadangan (13.296GWe) dan cadangan (15.687 GWe) dengan total 29, 163 GWe yang tersebar di 276 daerah titik potential panas bumi. Namun saat ini pemanfaatannya hanyamencapai 1.226 GWe (4,2%). Hal ini membuat Indonesia kalah dari Filipina yangbisa mengeksplorasi 70% potensi panas buminya.

Gambar 2. Peta Indonesia

Panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang apabila dikembangkan sebagai energi listrik, selain sebagai sumber energi yang ramah lingkungan, juga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Optimalisasi pemanfaatan panas bumi di seluruh wilayah Indonesia, yang sampai saat ini mengalami berbagai kendala antara lain pengembangan panas bumi yang berada pada wilayah konservasi. 

Namun, melalui UU Panas Bumi yang telah disahkan ini, Pemerintah dapat mempercepat proyek panas bumi terutama yang berada di kawasan hutan lindung. Sedangkan, manfaat dari UU Panas Bumi adalah memudahkan bagi para investor dari luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia guna mempercepat kegiatan pembangkit panas bumi yang ramah lingkungan. Pasalnya, dengan adanya UU baru ini, akan melindungi secara hukum potensi yang besar untuk energi panas bumi yang ada di seluruh Indonesia.

2.4 Manfaat Energi Geothermal

2.4.1 Pemanfaatan Energi Geotermal Untuk Pembangkit Listrik

Pembangkit Listrik tenaga geothermal menggunakan sumur dengan kedalaman sampai 1.5 KM atau lebih untuk mencapai cadangan panas bumi yang sangat panas. Beberapa pembangkit listrik ini menggunakan panas dari cadangan untuk secara langsung dialirkan guna menggerakan turbin. Yang lainnya memompa air panas bertekanan tinggi ke dalam tangki bertekanan rendah. Hal ini menyebabkan "kilatan panas" yang digunakan untuk menjalankan generator turbin. Pembangkit listrik paling baru menggunakan air panas dari tanah untuk memanaskan cairan lain, seperti isobutene, yang dipanaskan pada temperatur rendah yang lebih rendah dari air. Ketika cairan ini menguap dan mengembang,Maka cairan ini akan menggerakan turbin generator.

2.4.2 Pemanfaatan Langsung Energi Geotermal

Energi geotermal dapat dimanfaatkan secara langsung untuk keperluan greenhouses, ruangan, proyek pemanasan distrik dan industri. Temperaturnya antara 20˚C sampai 150˚C. Pemakaian panas langsung dapat mengurangi biaya energi sampai 80%. Biasanya investasi awal lebih besar, untuk sistem mekanis,Pipa dan alat penukar panas dan kontrol. Untuk keperluan itu bisa dipasangeothermal Heat Pump (pompa panas geotermal), teknologi yang ekonomis dan efisien untuk pemanasan, pendinginan ruangan dan pemanasan air. Teknologi ini tidak menghasilkan listrik—tetapi sangant mengurangi konsumsi listrik, baik untukurmah, sekolah maupun bisnis. Di musim dingin heat pump menarik energi panas dari dalam tanah. Di musim panas mode heat pump membalik dengan menyerapanas yang ada di dalam ruang atau gedung. Konsumsi listrik bisa dikurangi 30% sampai 60%.




 DASAR TEKNIK PROSES BIOSISTEM
 TUGAS INDIVIDU II (DUA)





IKBAL HUTOMI
J1B117022









JURUSAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020







SUMBER ENERGI TERBARUKAN DAN TIDAK TERBARUKAN

1.  Energi Tidak Terbarukan 

 terbarukan adalah sumber energi alami yang terbatas, atau dalam persediaan terbatas. Meskipun sumber-sumber energi ini pada mulanya tampak berlimpah, persediaan akan berkurang ketika kita mengkonsumsinya, akhirnya melelahkan mereka sama sekali. Ini adalah apa yang kita sebut tidak berkelanjutan, karena kita tidak dapat mempertahankan ketergantungan kita pada mereka tanpa batas karena cepat atau lambat mereka akan habis. Selain sumber daya yang terbatas, tidak hanya pembakaran berbahaya bagi planet ini tetapi juga ekstraksi sumber energi ini memiliki konsekuensi yang mengerikan terhadap lingkungan.
    Minyak mentah
 Minyak mentah adalah cairan mudah terbakar yang terjadi secara alami dan terutama terdiri dari hidrokarbon. Minyak adalah hasil dari peluruhan sebagian organisme hidup yang terjadi di lapisan batuan formasi geologi tertentu.
    Batu bara
        Batu bara adalah batuan sedimen hitam atau kecoklatan-hitam yang mudah terbakar yang terbentuk dari fosil tanaman. Batubara terdiri dari karbon amorf dengan berbagai senyawa organik dan beberapa anorganik dan biasanya terjadi di lapisan batuan dalam lapisan atau vena yang disebut lapisan batubara. Batubara adalah elemen beracun yang sangat buruk bagi lingkungan, dan saat ini merupakan sumber energi terbesar untuk pembangkit listrik, disebut sebagai pembangkit listrik tenaga batubara.
    Gas alam
        Gas alam adalah campuran gas hidrokarbon yang mudah terbakar lainnya yang terjadi dengan deposit minyak bumi yang terutama terdiri dari gas metana. Itu ditemukan dengan bahan bakar fosil lain dan di lapisan batubara. Ini dibuat oleh pembusukan organisme metanogenik di rawa-rawa, rawa, dan tempat pembuangan sampah. Suhu yang lebih rendah cenderung menghasilkan lebih banyak minyak, dan suhu yang lebih tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak gas alam. Dari semua bahan bakar fosil, gas alam adalah yang paling tidak berbahaya, tetapi masih berbahaya dan semakin sulit untuk mencapai sumber-sumber yang dengan mudah diperoleh habis, seperti halnya dengan semua bahan bakar fosil lainnya.
    Daya nuklir
        Tenaga nuklir dihasilkan oleh pemisahan atom yang dikendalikan, yang disebut fisi nuklir. Dalam kebanyakan kasus, pembangkit listrik tenaga nuklir menggunakan reaksi berantai fisi nuklir untuk memanaskan air, menggunakan uap yang dihasilkan untuk menghasilkan listrik. Uranium, khususnya, uranium -235, adalah salah satu dari beberapa elemen yang mudah fisi. Beberapa orang akan menganggap ini sebagai terbarukan, tetapi tidak, dan juga berbahaya, karena bahan radioaktif yang digunakan dan limbah radioaktif yang dihasilkan sangat berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

2. Energi Terbarukan


  Nama disini berbicara sendiri, karena energi ini berasal dari sumber daya yang tidak terbatas, dan dapat tumbuh, atau diganti dengan mudah, atau merupakan fenomena yang terjadi secara alami seperti angin dan matahari. Ketika datang ke sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan, terbarukan adalah pilihan terbaik menurut pendapat kami. Itu berkelanjutan, dan ramah lingkungan untuk sebagian besar, dan tidak akan mencemari planet kita. Dengan minyak menjadi lebih langka, itu hanya akan menyebabkan kenaikan harga, dan permintaan terus tetap tinggi, dan dengan booming negara-negara berkembang, bahkan masih tumbuh, yang cepat atau lambat akan menjadi masalah utama. Inilah mengapa kami mendukung energi berkelanjutan ketika datang ke sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan.
    Panas bumi
        Energi panas bumi adalah kekuatan yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di bawah kerak bumi. Sumber daya ini umumnya hemat biaya, biasanya dapat diandalkan, sebagian besar berkelanjutan, dan umumnya ramah lingkungan. Secara historis, ekstraksi energi panas bumi telah terbatas pada daerah di dekat batas lempeng tektonik. Kemajuan terbaru dalam teknologi telah secara signifikan memperluas jangkauan sumber daya yang layak, terutama untuk aplikasi seperti pemanasan rumah.
    Angin
        Tenaga angin tumbuh pada tingkat 30% per tahun dan tidak berbahaya bagi lingkungan. Ada tiga masalah kecil dengan energi angin, namun angin tidak tersedia dalam jumlah yang cukup di semua lokasi sepanjang waktu, teknologi turbin saat ini cenderung keras, dan burung kadang-kadang dapat terbang ke baling-baling dan terbunuh. Kemajuan teknologi membantu memecahkan atau meminimalkan masalah ini.
Tenaga surya
    Energi matahari telah digunakan oleh manusia sejak awal umat manusia akan saya bayangkan. Ada tiga jenis energi surya: energi matahari pasif, energi matahari aktif, dan energi matahari yang diciptakan dengan mengubah radiasi matahari menjadi listrik menggunakan sel fotovoltaik. Energi surya menggunakan photovoltaic atau sel surya saat ini merupakan teknologi penghasil daya dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Teknologi di bidang ini juga berkembang pesat dengan perubahan menarik yang menghasilkan efisiensi dan fleksibilitas yang jauh lebih besar.
Bendungan PLTA
    Bendungan PLTA menggunakan tenaga air untuk menghasilkan listrik. Tenaga air dibuat dari kekuatan air yang mengubah turbin besar untuk menghasilkan listrik. Namun bendungan hidroelektrik skala besar zaman modern berdampak pada lingkungan melalui hilangnya habitat alami, perubahan ke dasar sungai, gangguan pemijahan ikan, dan bahkan hilangnya ikan dan spesies lainnya, belum lagi memaksa orang untuk meninggalkan pertanian dan rumah mereka, dan bahkan meninggalkan seluruh kota dan desa dalam kasus tertentu, seperti Bendungan Tiga Ngarai di Cina, yang memaksa relokasi sekitar 1,3 juta orang.

Tenaga air pasang surut
    Ini adalah bentuk tenaga air di mana pasang naik mengisi reservoir terkutuk, maka saat pasang turun, air dilepaskan melalui turbin yang menghasilkan listrik, mirip dengan bendungan hidroelektrik. Tidak ada ancaman lingkungan signifikan yang diketahui saat ini dengan energi terbarukan ini.
Tenaga air gelombang
    Kekuatan gelombang melibatkan ekstraksi energi dari gerakan permukaan gelombang atau dari fluktuasi tekanan di bawah permukaan yang disebabkan oleh gelombang. Teknologi ini juga menjanjikan, dan mirip dengan energi angin, di mana turbin besar digunakan mirip dengan turbin angin, namun mereka harus dibangun lebih kuat untuk mempertahankan tekanan berada di bawah air, belum lagi melindungi peralatan listrik di dalamnya dari air.
Energi Radiasi
    Energi ini digunakan untuk pemanasan. Contoh nyata adalah menggunakan solar untuk memanaskan air untuk pemanas air panas atau kolam renang, atau bahkan oven surya jika Anda terbiasa dengan mereka. Rumah-rumah Enertia menggunakan panas radiasi dari bumi untuk memanaskan diri.
BioMass
    Biomassa adalah bahan biologis dari organisme yang baru hidup atau saat ini hidup seperti pohon dan gas landfill dan bahan bakar alkohol yang dihasilkan dari tanaman seperti jagung. Minyak pembakaran atau etanol yang berasal dari jagung untuk menjalankan kendaraan adalah dua contoh umum dari produksi energi biomassa. Berikut ini keuntungan dan kerugian Biomassa untuk melihat lebih banyak tentang jenis energi ini.

TEKNIK KONVERSI DAN KONSERVASI ENERGI 
TUGAS INDIVIDU I (SATU)




IKBAL HUTOMI
J1B117022








JURUSAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020





1. Hubungan mempelajari teknik konversi dan konservasi energi dalam bidang pertanian secara umum, teknik pertanian secara khusus.?
Jawab :
Teknik konveersi dan konservasi energi adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menjaga dan  membenuhi akan kebutuhan energi yang bisa di konversi (dirubah) dari energi satu ke energi lainnya. contoh energi panas matahari yang dikonversi menjadi energi listrik.
Hubungan secara umum pada pertanian adalah pemanfaatan energi tidak termanfaatkan pada hasil pertanian berupa limbah hasil pertanian yang mana hubungannya dengan pengajaran teknik konversi dan konservasi energi kita dapat memahamiami dan menerapkannya.
Hubungan Secara khusus  pada teknik pertanian adalah sebagai penerapan ilmu dan teknologi untuk menegembangkan teknologi yang sudah ada seperti pemanfaatan energi panas matahari yang dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui teknologi panel surya.

2. Uraikan kembali tentang masalah energi nasional ?
Jawab :
Penggunaan energi terbarukan sebagai energi alternatif sudahmerupakan suatu keharusan karena kebutuhan konsumsi energi yang meningkat setiap tahun berbanding terbalik dengan produksi energi (energi konvensional) yang semakin munurun. Hal ini dapat memicu ketahanan energi dimassa yang akan datang. Sehingga perlu dilakukan penganekaragaman penggunaan energi dalam menyelesaikan permasalahan kebutuhan energi. 
Kebutuhan energi yang semakin meningkat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya peningkatan jumlah penduduk, peningkatan taraf hidup masyarakat, jumlah kendaraan yang semakin meningkat serta pertumbuhan industri semakin pesat sehingga menyebabkan konsumsi energi yang meningkat. Pemerintah melalui Kebijakan Energi Nasional (KEN) mengeluarkan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan melakukan konversi, diversifikasi dan intensifikasi energi.
Berdasarkan data yang ada, pemanfaatan bioenergi hingga saat ini baru mencapai sekitar 1.618 MW atau sekitar 3,25% dari potensi yang ada. Minimnya pemanfaatan potensi bioenergi tersedia, menjadi fokus perhatian dari Kementerian ESDM dan menjadi salah satu agenda utama pengembangan energi baru dan energi terbarukan di Indonesia ( ESDM, 2014 ).
Dalam kebijakan pengembangan energi terbarukan dan konversi energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, yang dimaksud biomassa adalah meliputi kayu, limbah pertanian,perkebunan, hutan, kom ponen organik dari industri dan rumah tangga. Biomassa dikonversi menjadi energi dalam bentuk umpan cair,

3. isu terkait energi di dunia dan Indonesia  ?
Jawab :
Energi fosil telah menjadi fondasi dari sistem energi, pertumbuhan ekonomi, dan gaya hidup modern. Eksploitasi dari bahan bakar fosil telah mendongkrak penggunaan energi global menjadi lima puluh kali lipat dalam dua abad terakhir. Hal tersebut dimulai dari era revolusi industri pada abad ke-19 dengan peralihan penggunaan sumber energi dari biomassa ke batu bara sebagai bahan bakar mesin uap. Selanjutnya, pemanfaatan minyak bumi sebagai bahan bakar alternatif selain batu bara menjadikan gelombang transformasi energi kedua di abad ke-20. Sejak saat itu, kendali atas produksi dan perdagangan energi fosil (minyak bumi, gas alam, dan batu bara) menjadi fitur utama politik kekuasaan, sekaligus membuat peta lanskap geopolitik energi global yang didominasi oleh negara-negara yang memiliki cadangan energi fosil.
Dunia yang akan muncul dari transisi energi terbarukan akan sangat berbeda dari dunia yang dibangun di atas dasar bahan bakar fosil. Mengapa? Pertama, sumber energi terbarukan tersebar hampir diseluruh negara, tidak seperti bahan bakar fosil yang terkonsentrasi di beberapa negara saja. Hal ini tentu akan merubah peta suplai dan perdagangan bahan bakar fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas secara global. Kedua, sebagian besar energi terbarukan dapat terus mengalir. Sementara itu, bahan bakar fosil berbentuk cadangan, sehingga stok energi fosil hanya dapat digunakan sekali. Sebaliknya, energi terbarukan alirannya tidak akan habis dan lebih sulit untuk diganggu. Ketiga, sumber energi terbarukan dapat diperbarui dan dapat digunakan pada hampir semua skala dan terdesentralisasi. 
Jusuf Kalla menyadari pentingnya Indonesia melakukan transisi menuju energi terbarukan. Dalam pidatonya, Ia menyampaikan bahwa energi menjadi bagian dari kekuatan politik suatu negara. Jusuf Kalla kemudian mencontohkan dinamika geopolitik dari energi fosil, khususnya minyak bumi, yang cukup fluktuatif di tahun 1970-an akibat konflik di jazirah Arab yang menyebabkan harga minyak bumi melejit hingga 10 kali lipat. Minyak bumi yang awalnya hanya digunakan sebagai sumber energi, sejak saat itu telah menjadi faktor penentu politik dunia.

4. Peraturan pemerintah tentang konservasi energi ?
Jawab :
Konservasi energi adalah upaya sistematis, terencana, dan terpadu guna melestarikan sumber daya energi dalam negeri serta meningkatkan efisiensi pemanfaatannya. 
Pernyataan tersebut seperti tertulis pada peraturan pemerintah Republik Indonesia no 70 tahun 2009 tentang konservasi energi pasal 1 ayat 1.